Syukuri Apa yang Ada..Hidup adalah Anugrah

Minggu, 28 Maret 2010

Deteksi Anak yang Menderita Rinitis Alergi

RAGAM KONSULTASI dari Suara Merdeka

Dok, anak saya didiagnosa menderita rinitis alergi yang menyebabkan dia sering bersin dan pilek. Kata dokter, anak saya alergi terhadap debu. Bisa tolong saya sebenarnya rinitis alergi itu apa? Selain debu, penyebabnya apa saja? Dan bagaimana penanganannya? Terima kasih. (Ibu Kumala-Solo)

Jawaban :
Rinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen (zat yang menyebabkan alergi pada orang-orang tertentu).

Allergen pun ada bermacam-macam yaitu, Allergen Inhalan, yang masuk bersama dengan udara pernafasan misalnya debu, tungau/kutu, bulu binatang, serta jamur. Allergen Ingestan, yang masuk ke saluran cerna berupa makanan misalnya susu, telur, coklat dan udang. Allergen Injektan, yang masuk melalui suntikan atau tusukan misalnya obat antibiotik atau sengatan lebah.

Gejala klinis yang khas adalah terdapatnya serangan bersin yang berulang-ulang terutama pada pagi hari, atau bila terdapat kontak dengan sejumlah debu, gejala lainnya adalah keluar ingus (rinore) yang encer dan banyak, hidung tersumbat, mata gatal, dan kadang disertai dengan keluarnya air mata. Beberapa gejala lain yang tidak khas adalah adanya bayangan gelap di bawah mata (allergic shinner), gerakan menggosok-gosok hidung pada anak-anak (allergic salute), timbul garis pada bagian depan hidung (allergic crease)

Sebenarnya terapi yang paling ideal pada semua penyakit alergi, termasuk rinitis alergi adalah dengan menghindari kontak dengan alergen penyebab. Biasanya dokter akan memberikan obat-obat antihistamin atau dikombinasi dengan dekongestan oral dan kortikosteroid. Setelah gejala menghilang hendaknya kita menghindari zat-zat atau benda-benda yang akan memicu reaksi alergi pada tubuh kita. Karena bila kita kembali terpapar oleh alergen tersebut bisa dipastikan gejala alergi akan muncul lagi. Jika obat-obatan tidak banyak membantu, maka biasanya dokter akan menyarankan anda untuk suntik immunotherapy. Ini adalah suntikan alergi dimana alergen yang menyebabkan anda alergi, disuntikkan ke bawah kulit anda, dalam dosis yang sangat kecil. Ini akan membuat tubuh anda terbiasa dengan alergen itu sehingga anda hanya akan mengalami gejala yang lebih sedikit dan lebih ringan.

[Dr. Diyah Ika Murianto]

======

Untuk pembaca yang ingin berkonsultasi, silahkan mengirimkan email ke: vallen@suaramerdeka.com

sumber : http://suaramerdeka.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar