Syukuri Apa yang Ada..Hidup adalah Anugrah
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Maret 2010

Perangg iPad

Apakah setiap perang selalu berujung pada kematian? Setiap pembaca sejarah Adolf Hitler mungkin akan menjawab: ya! Perang yang dikobarkan diktator Jerman itu membuat ribuan orang Yahudi terbantai.

Itu di panggung politik. Di dunia bisnis, perang tak melulu berisi kematian dan kisah sedih. Lihatlah kelahiran iPhone pada 2007. Awalnya orang mengira kehadiran si imut dari Apple Inc ini bakal membuat BlackBerry dan Nokia gulung tikar.

Faktanya, kata Fortune, BlackBerry justru tumbuh pesat saat iPhone lahir. Ia tak mati karena perang. Bahkan pertumbuhan angka penjualan BlackBerry saat itu tertinggi dibanding periode sebelumnya. iPhone telah mengangkat industri ponsel untuk masuk ke segmen pasar baru.

Fenomena seperti ini pulalah yang diramalkan dengan kedatangan iPad. Komputer layar sentuh dari Apple itu tak akan membunuh netbook atau laptop. iPad justru akan membuka pasar baru yang selama ini gagal dikembangkan Bill Gates. Bos Microsoft itu telah merintis pasar komputer berlayar sentuh pada 2001. Tapi pasar emoh menerimanya.

Gara-gara iPad, kini industri prosesor sedang panen pesanan. Nvidia, salah satu produsen otak komputer, mengaku tengah mengerjakan proyek untuk 50 jenis komputer tablet.

“Pasar ini sangat besar dan akan mengubah wajah industri komputer,” kata Chief Executive Officer Nvidia Jen Hsun Huang.

Toshiba, Panasonic, HP, dan Dell, kini semua berlomba menelurkan komputer tablet seperti iPad. Bentuknya seperti buku diktat biasa. Hanya, ukurannya lebih tipis. Layarnya intuitif. Sekali sentuh, aplikasi langsung jalan. Persis seperti buku atau koran di dunia sihir yang difantasikan oleh J.K. Rowling dalam buku Harry Potter. Gambarnya bisa bergerak-gerak, bisa bicara seperti video.

Dunia buku dan percetakan bakal kena hebohnya. Bayangkan, apa gunanya percetakan kalau semua buku, majalah, dan brosur dibuat digital. Buku, koran, dan majalah tak butuh lagi loper atau toko buku konvensional. Dengan Internet, semua buku digital itu bisa dikirim secara cepat.

Apakah perang buku digital ini akan berakhir sedih seperti kisah Hitler atau happy ending seperti perang iPhone vs BlackBerry dan Nokia?

Sebagian orang sangsi iPad bakal sukses seperti iPhone. Prediksi paling optimistis, pada tahun pertama iPad akan terjual 2 sampai 3 juta unit. Angka itu tak sebanding dengan iPhone, yang dalam tahun pertama terjual 6 juta unit. Atau bandingkan dengan buku digital keluaran Amazon.com, Kindle. Kindle pada tahun pertama terjual satu setengah juta unit.

Nama Apple bukanlah jaminan bahwa produknya selalu laris di pasar. Ingat komputer Apple Newton pada 1980-an? Itu produk yang gagal di pasar. Karena kegagalan itulah, kemudian komputer yang dimotori oleh software Microsoft merajalela.

Perang yang dikobarkan iPad memang belum tentu dimenangi olehnya. Tapi setidaknya perang itu telah mendatangkan harapan baru. Produsen komputer sekarang yakin bahwa orang membutuhkan komputer jenis baru, yakni yang berlayar sentuh. Itu sebabnya, selain produsen komputer, banyak orang ingin terjun ke bisnis ini.

Intel, misalnya, berancang-ancang meluncurkan komputer berlayar sentuh yang diotaki cip Intel Atom–cip yang biasa dipakai di netbook. Intel menggandeng LG, Samsung, dan Dell.

Google juga emoh ketinggalan. Mereka meluncurkan peranti lunak berbasis Android untuk komputer berlayar sentuh. Namanya Chrome.

iPad telah membuktikan bahwa perang tak melulu berkisah tentang kematian. Tapi juga harapan.

sumber : http://www.tempointeraktif.com

Air Bulan Punya Tiga Macam Rasa ?

Houston - Hal itu terungkap setelah para ilmuwan meredefinisikan kembali konsep satelit bumi itu setelah ditemukannya jejak air di sana. Sebelumnya, bulan dianggap kering kerontang. Namun berdasarkan hasil pengamatan Mini-SAR dan instrumen Moon Mineralogy Mapper (M3 atau M-cubed) di wahana bulan India Chandrayaan-1 serta misi LCROSS, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membuktikan anggapan itu salah besar.

Mini-SAR menemukan 40 kawah, masing-masing mengandung air beku sedalam 2 meter dari permukaan bulan, sehingga diperkirakan bulan memiliki 600 juta ton es. Wahana LCROSS, yang sengaja ditabrakkan ke bulan pada 9 Oktober 2009, juga menemukan bukti adanya air dalam kawah lain.

"Sejauh ini kami menemukan tiga jenis air bulan," kata Paul Spudis dari Institut Bulan dan Planet di Houston, Texas. "Lensa tebal Mini-SAR memperlihatkan es kawah yang nyaris murni, LCROSS menunjukkan campuran kristal es dan debu, serta dari hasil pengamatan lapisan tipis M-cube, yang meliputi seluruh permukaan bulan."

LCROSS menghantam air bulan yang tersimpan dalam kawah yang selalu diliputi kegelapan di kutub selatan bulan dan mengirim data ke bumi sebelum hancur. "Sedikitnya terdapat dua lapisan berbeda pada tanah kawah yang mengandung air, dan mereka merepresentasikan dua periode waktu yang berbeda," kata Anthony Colaprete, peneliti utama LCROSS. "Lapisan pertama, yang terlontar dari kawah dalam 2 detik pertama setelah tumbukan, mengandung air dan hidroksil yang terikat dalam mineral, bahkan tercampur dengan es murni. Lapisan ini berbentuk film tipis dan relatif 'segar,' mungkin baru saja terisi."

Para ilmuwan mengatakan air bulan ini hampir sama dengan air yang ditemukan M3 tahun lalu, yakni terikat pada batu dan debu di beberapa millimeter teratas tanah bulan. Namun lapisan kedua berbeda. "Lapisan ini mengandung lebih banyak air es ditambah segudang senyawa lain," ujarnya. "Campuran itu meliputi sulfur dioksida (SO2), metanol (CH3OH), dan molekul organik diacetylene (H2C4). Lapisan ini tampaknya berada di kedalaman 0,5 meter dan kemungkinan lebih tua daripada air yang ditemukan di permukaan."

Para ilmuwan belum mengetahui mengapa sejumlah kawah berisi es murni, sedangkan kawah lain didominasi campuran es dan tanah. Mungkin itu adalah tanda bahwa air bulan memiliki lebih dari satu sumber.

"Sebagian air itu mungkin tercipta secara langsung di bulan," kata Spudis. "Proton dalam angin surya dapat terus-menerus menghasilkan air dalam jumlah kecil di permukaan bulan lewat interaksi dengan oksida logam di bebatuan. Tapi sebagian air lainnya berasal dari tempat lain di tata surya."

sumber : http://www.tempointeraktif.com

Rabu, 17 Maret 2010

Facebook lagi Naik Daun...Google aja Kalah...


Facebook mengalahkan Google sebagai situs yang paling sering dikunjungi pada 13 Maret lalu. Analis situs firma Experian Hitwise menyatakan lompatan kunjungan ke Facebook sudah terjadi sejak akhir tahun lalu.

"Ini menunjukkan sharing isi menjadi kekuatan online,’ kata Matt Tatham, direktur hubungan media Hitwise. "Orang ingin informasi dari teman terpercayanya, dibandingkat pencarian informasi melalui mesin pencari."

Dalam laporan Hitwise, Facebook memuncaki trafik menjelang Natal, Hari natal, dan Tahun Baru, ketika orang mengakses untuk mengirimkan ucapan. Titik-titik puncak Facebook juga terjadi pada 6 dan 7 Maret. Pengunjung situs jejaring sosial pekan ini meningkat 185 persen pada pekan sama tahun lalu, sedangkan pengunjung Google meningkat hanya 9 persen. Facebook dan Google diakses sekitar 14 persen pengunjung internet di Amerika Serikat pekan lalu.

Dengan perkembangan dan pengguna lebih dari 400 juta, Facebook diperkirakan akan serga menjadi tujuan utama pengguna web. Dimana Google sebagai mesin pencarian, Facebook menjadi alat komunikasi dengan teman, dan lebih sering menjadi media bermain game.

Dari 14 persen pengakses internet di Amerika Serikat, Facebook mengambil 7.07 persen pengakses, dan Google menerima 7.03 persen akses. Studi ini berdasarkan perbandingan pengakses Facebook.com dan Google.com – tak termasuk, contih, Situs Google seperti Gmail.com.

"Ini merupakan momen besar bagi Facebook, meskimereka mengalahkan google dengan selisih sangat kecil," kata Tatham seperti dikutip dari CNN.

Facebook tak pernah mengalahkan Google dalam sepanjang waktu sepekan, tapi bisa melonjak pada tiap hari libur, atau akhir pekan. Tapi secara keseluruhan layanan Google seperti Google Maps dan YouTube, memperoleh 11.03 pengunjung. Yahoo diperingkat kedua dengan 10.98 persen.

Google.com menjadi pemuncak situs per pekan sejak 15 September 2007, ketika mengungguli jejaring sosial MySpace.Com yang mendominasi akses selama beberapa tahun. "Secara alami, Web selalu berubah," kata Tatham.

Dalam penelitian lain, jejaring sosial menjadi media alternatif dalam penjualan produk. Penelitian dari Chadwick Martin Bailey dan iModerate Research Technologies menemukan, dari 1500 pelanggan, 60 persen dan 70 persen pelanggan pemilik akun Facebook dan follower Twitter. Sebanyak 51 persen fan Facebook dan 67% persen follower Twitter senang membeli barang dari mereka yang diikuti.

Sebanyak 400 juta orang diperkirakan pemilik akun Facebook. “Ini sangat penting dan hanya perlu mengeluarkan biaya realtif kecil tapi berpengaruh langsung pada penjualan,” kata Josh Mendelsohn, wakil presiden Chadwick Martin Bailey.

Aktivitas harian Facebook diperkirakan mencapai 20 juta dari 400 juta pemilik akun. Adapun Twitter memunculkan 50 juta twit per hari. Penelitian terakhir diperoleh dari 1,504 prang berusia diatas 18 tahun pada Februari 2010.

Jumat, 26 Februari 2010

Plasma sebagai Zat Fase Keempat

Plasma sifatnya berbeda menurut komposisi partikel-partikel bermuatannya, sehingga plasma seringkali dipandang sebagai fase ke empat dari zat. Fase zat klasik yang sudah kita kenal adalah fase gas, cair, dan padat. Jadi, yang keempat adalah fase plasma.

Plasma dapat terjadi secara alamiah, terutama dalam ruang angkasa. Zat-zat yang terdapat di perut bintang (matahari) dan ruang antarbintang, selalu dalam keadaan fase plasma. Lapisan-lapisan bagian dari angkasa planet juga sering berujud plasma. Sebagai contoh, ionosfer juga merupakan lapisan plasma di angkasa bumi kita. Ionosfer biasanya dibagi menjadi dua lapisan.

Lapisan bawah disebut lapisan E (terkadang juga dikenal sebagai lapisan Kennelly-Heaviside) yang terbentang antara 80 sampai 113 kilometer di atas permukaan Bumi. Lapisan ini memantulkan gelombang radio frekuensi rendah. Lapisan yang lebih tinggi disebut lapisan F (sering pula disebut lapisan Appleton), memantulkan gelombang radio frekuensi tinggi. Lapisan ini masih dibagi lagi menjadi lapisan F1, terbentang 180 km di atas Bumi, dan lapisan F2 yang dimulai di ketinggian 300 km di atas permukaan bumi. Lapisan F berkembang pada malam hari. Itulah sebabnya, pada malam hari gelombang radio lebih kuat dipantulkan daripada waktu siang. Lapisan teratas termosfer juga digolongkan ke dalam plasma. Lapisan ini diperkirakan terbentang antara 85 sampai 1.000 km. Lapisan ini juga dikenal sebagai lapisan ionosfer batas-batas ionosfer bervariasi sesuai dengan aktivitas matahari.

Lapisan terbawah termosfer yang diperkirakan terbentang antara 130 sampai 180 km, sangat sulit untuk dieksplorasi. Satelit tidak bisa mengorbit di wilayah ini, karena akan terjatuh dengan cepat dan terbakar akibat gesekan dengan atmosfer. Balon tidak dapat mencapai ketinggian ini, bahkan roket harus bergerak dengan kecepatan tinggi untuk dapat melewati lapisan ini.

Plasma alam yang lainnya adalah apa yang dinamakan dengan sabuk Van Allen yang melingkari bumi dan badai matahari (solar storm) yang terus menyebar keluar dari matahari memasuki daerah sistem matahari. Cahaya kilat merupakan salah satu dari sekian contoh plasma alam yang sering kita lihat ketika musim penghujan.

Plasma dapat juga dibuat oleh manusia, terutama di dalam laboratorium fisika plasma, seperti Lawrence Livermore Laboratory dan Tokamark Laboratory (milik Rusia). Yang paling penting dari laboratorium tersebut adalah bagaimana cara mengurung plasma untuk menghasilkan tenaga listrik berdasarkan reaksi fusi nuklir (penggabungan inti-inti atom) yang terkawal, walaupun sampai sekarang belum berhasil 100%. Namun, plasma buatan manusia dapat digunakan untuk keperluan sehari-ahri. Gas-gas yang ’’diionkan’’ sering digunakan dalam lampu flouresensi, lampu merkuri, neon, dan sejumlah tabung hampa merupakan suatu plasma.
Sejarah Penemuan Fisika plasma dikembangkan berdasarkan pengkajian pelepas muatan dalam gas, suatu bidang yang berkembang dengan pesatnya pada akhir abad ke-20. Pada tahun 1920, fisikawan Amerika Serikat Irving Langmuir menemukan sains fisika plasma modern dan yang permulaan sekali menggunakan istilah ’’plasma’’ untuk menyebut gas-gas yang terionisasi.

Pada 1939, fisikawan dari Universitas Cambridge Edward V Appleton menemukan ionosfer yang membuktikan gelombang elektromagnetik di dalam plasma. Fisikawan Swedia Hannes Alven yang merintis bidang fisika plasma menulis artikel di majalah Science berjudul ’’For a Riview on Electrodynamic Cosmology’’ yang menyebabkan ia mendapat penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1970, untuk karyanya tentang sifat-sifat dasar plasma.

Usaha yang intensif pemakaian tenaga nuklir untuk fisika plasma dimulai sekitar tahun 1950-an, pada saat penelitian reaksi-reaksi termonuklir yang terkawal, yang dimulai hampir serentak di AS, Inggris, Rusia, dan Jerman.
Plasma Alami Kilat atau petir merupakan salah satu contoh yang tepat mengenai kejadian di alam yang ada kaitannya dengan plasma. Kilat ialah pelepasan muatan listrik yang sangat kuat antarawan-awan yang bermuatan listrik atau antarawan bermuatan dengan bumi. Suatu kilat petir akan memanaskan lintasannya dan meninggalkan daerah yang dilaluinya terionisasi dan terjadilah plasma.

Satu satu contoh lagi, aurora borialis (cahaya kutup utara). Aurora akan terjadi bila elektron-elektron kuat di bagian bawah dan ke lapisan atmosfer yang lebih padat, kemudian menghasilkan pelepasan muatan listrik serta menimbulkan cahaya. Gas yang diionkan dalam pelepasan muatan aurora itu merupakan plasma.

Bagian sebelah dalam dan atmosfer matahari (bintang), dari plasma yang terbentuk sebagai hasil suhu yang sangat tinggi yang dibangkitkan di perut bintang atau matahari. Atmosfer sebelah luar matahari, korona matahari, berupa plasma tipis yang mempunyai kerapatan elektron sekitar 1013 elektron/m3 pada suhu 1.000.000 Kelvin. Zat yang datang dari korona akan mengalir keluar secara kontinyu melewati planet-planet. Arus zat tersebut yang dinamakan badai matahari (solar storm), akan berinteraksi dengan daerah sebelah luar atmosfer bumi dan medan-medan magnetnya. Juga arus badai matahari akan menyebabkan ekor komet berarah menjauhi matahari.

Beberapa perilaku bintang meledak (supernova) dan bintang-bintang neutron atau black hole (lubang hitam), neutron dapat diinterpretasikan medan elektromagnet dengan plasma. Sebagai contoh ialah pulsa radiasi yang teratur dikeluarkan oleh sumber pulsar, yang pada umumnya dipandang sebagai neutron.

Ruang antar bintang (interstellar cloud) ini juga diisi dengan bagian-bagian gas yang terionisasi yang dapat digambarkan sebagai plasma., Ia mempunyai rapat elektron sekitar 106 elektron/m3 dan suhunya berkisar antara 10 ñ 100 Kelvin. Kenyataan umumnya, alam semesta ini berada dalam keadaan fase plasma banyak dikembangkan dan diteliti para ahli astrofisika.
Gelombang Gelombang elektromagnet dapat dikatakan merambat dalam plasma, jika frekuensi gelombang itu lebih tinggi ketimbang frekuensi batas yang disebut frekuensi plasma (fp). Sebaliknya, gelombang elektromagnet akan dipantulkan oleh plasma jika frekuensi plasma (fg) lebih tinggi ketimbang frekuensi gelombang itu.

Syarat untuk rambatan dapat dituliskan sebagai (fg fp) dan syarat untuk pantulan (fg>fp), bergantung pada kerapatan elektron di dalam plasma. Semakin tinggi rapat elektron, semakin tinggi pula frekuensi plasmanya. Ini penting untuk komunikasi radio gelombang mikro ( 5 ñ 40 MHz), termasuk beberapa frekuensi plasma ionosfer selama siang hari lebih tinggi ketimbang malam hari. Akibatnya, frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi (panjang gelombang lebih pendek) akan dipantulkan oleh ionosfer selama siang hari dan berarti dapat digunakan untuk komunikasi radio siang.

Satu-satunya cara yang dapat ditempuh para fisikawan untuk dapat menghasilkan plasma di dalam alam atau laboratorium ialah dengan pemanasan tinggi gas biasa yang dilakukan secara intensif. Setelah pemanasan tinggi gas dimulai, maka tenaga molekul-molekul untuk melakukan tumbukan menjadi besar, sehingga dapat memecahkan molekul menjadi atom-atom. Dengan menaikkan suhu lebih lanjut, tumbukan antaratom-atom akan menghasilkan banyak elektron dan ion-ion. Dan, pada suhu tertentu di mana jumlah ion-ion dan elektron-elektron menjadi lebih besar lagi, terbentuklah plasma, Kenaikan suhu selanjutnya akan menghasilkan ionisasi yang paling sempurna.

Tenaga paling banyak yang diperlukan untuk mengionkan molekul dan atom sekitar 10 elektron volt yang ada hubungannya dengan suhu sekitar 100.000 Kelvin. Suhu plasma seringkali dinyatakan dalam elektron volt (eV), di mana 1 eV sama dengan 11.600 Kelvin. Di dalam laboratorium, metode yang paling umum untuk dapat menghasilkan plasma ialah dengan melewatkan elektron-elektron bertenaga tinggi melalui suatu gas. Elektron-elektron ini mengionakan atom-atom netral gas tersebut, yang akan menghasilkan plasma. Elektron-elektron bertenaga tinggi juga menghasilkan suhu yang teramat tinggi. Oleh sebab itu dapat mempertahankan konsentrasi tinggi ion-ion dan elektron-elektron membentuk plasma tersebut. Plasma laboratorium mempunyai rapat elektron dari 1016 sampai 1024 elektron/m3 dan suhunya berkisar 100.000 - 10.000.000 K.

Kebanyakan riset fisika plasma sekarang ini merupakan bagian dari upaya manusia untuk mendapatkan energi besar dari penggabungan inti atom atau fusi isotop-isotop berat hidrogen. Reaksi fusi ini memerlukan pembatasan plasma pada suhu paling sedikit 10.000.000 K. Teknik pembatasan plasma pada umumnya harus menggunakan medan magnet yang bekerja sebagai wadah atau botol magnetis. Akan tetapi, penggunaan medan magnet akan membuat plasma menjadi lebih sukar untuk dianalisis dan dikawal.

sumber ; http://suaramerdeka.com/

Produk terbaru, Hands On Olympus E-PL1

2010 akan menjadi tahun yang baik untuk Olympus karena hari ini, Rabu 3 Februari, produsen kamera terkemuka tersebut meluncurkan kamera Micro Four-Thirds (MFT) E-PL1. E-PL1 melengkapi jajaran kamera mirrorless seperti Olympus E-P2 dan Panasonic GF1. Kamera ini ditawarkan dengan harga mulai $599, tapi memiliki banyak feature profesional.

olympus-pen-e-pl15

olympus-pen-e-pl19

Spesifikasi lengkap bisa dilihat di press release. Dua feature paling menarik bagi seorang fotografer berpengalaman adalah kemampuan video dan wireless flash. Video high definition 720p dilengkapi kemampuan untuk mengatur exposure secara manual. Tak berhenti di situ, E-PL1 juga memungkinkan Anda untuk menggunakan mic external dengan aksesoris EMA-1. Kemampuan ini sebelumnya hanya tersedia pada kamera digital dengan harga di atas 10 juta rupiah.

Dalam pemotretan menggunakan wireless flash, Anda dapat mengontrol sampai 3 grup flash dengan jumlah tak terbatas tanpa aksesoris tambahan. Tiap flash dapat di-set untuk menggunakan pengukuran TTL, Auto, maupun manual. Semuanya dilakukan dengan hanya mengandalkan internal flash kamera. Feature ini lagi-lagi sebelumnya hanya tersedia di DSLR kelas menengah dan, dengan harga flash Olympus FL-36R yang hanya dua jutaan rupiah, dapat dikatakan system ini merupakan system wireless flash photography paling terjangkau.

small DT293039 copy

Pengguna pemula tak perlu berkecil hati karena dari awal E-PL1 dirancang untuk pengguna pemula. Dalam E-PL1 tersedia feature Live Guide yang akan memudahkan berkreasi tanpa perlu mengerti teknis pemotretan. Dalam mode ini pengguna hanya perlu menggeser slider ke arah blur dan sharp, atau dark dan bright.

CFVd cukup beruntung karena diberi kesempatan oleh Olympus Indonesia untuk mencoba E-PL1 sebelum peluncuran resmi. Demikianlah kesan yang kami dapat:

small DT293017 copy

Chassis:
Awalnya kami sedikit kecewa dengan tampilan chassis plastik berwarna perak (sebenarnya Champagne Gold) E-PL1. Disandingkan dengan E-P1 atau E-P2, memang langsung terlihat mana yang lebih mahal. Namun ternyata gripnya jauh lebih nyaman digenggam. Dan yang warna hitam cukup menarik. Sehingga kami tak dapat katakan tampilannya buruk.

Pengendalian:
Hilang sudah kedua scroll dial pada Pen Digital sebelumnya, hanya tersisa tombol 4 arah. Kami juga sedikit kecewa dengan hal ini. Namun, lagi-lagi, E-PL1 mampu bersinar setelah dikenal lebih jauh. Saat mencoba memotret, hanya butuh beberapa menit untuk mempelajari pengendaliannya. Pengendalian memiliki respon sigap dan. yang paling penting, jelas. Anda cukup melirik layar untuk mengetahui tombol mana yang perlu ditekan untuk mengubah aperture atau shutter speed. Selain itu, layout tombol E-PL1 membuat perancangan underwater casing lebih mudah. Karena itulah tersedia akesoris PT-EP01 agar E-PL1 dapat dibawa menyelam sampai 40 meter.

small DT293034

Wireless flash:
Kami menggunakan sebuah FL-50R untuk mencoba wireless flash. Exposure dikendalikan secara manual dan flash dikendalikan secara TTL.

Hasil E-PL1 versi beta (firmware v0.9)
small P1291628

Dengan segala kelebihan ini, E-PL1 berpotensi membabat pasar kamera prosumer dan DSLR pemula. Mari kita lihat perkembangannya. Untuk ulasan yang lebih dalam, tengok majalah CHIP Foto-Video digital edisi Maret 2010.

sumber : http://chip.co.id/

Minggu, 21 Februari 2010

AC Penyelamat Bumi

Pengatur suhu ruangan merupakan peranti yang paling dibutuhkan di perumahan, perkantoran, dan bangunan publik lainnya. Namun, mesin ini paling besar menyedot listrik dibandingkan peranti elektronik lainnya. Maka, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik, mulai dari penggunaan mesin inverter hingga sensor pengatur operasi.

Pengatur suhu ruangan yang disebut AC atau air conditioner menjadi produk elektronik yang paling seksi karena keberadaannya memberikan kenyamanan nyata bagi penghuni ruangan.

Selama ini, untuk menambah daya tarik mesin ini, beberapa aplikasi teknologi disisipkan. Antara lain, dipasang teknologi plasma untuk mengurai molekul partikel menjadi ion, yang ukurannya jauh lebih kecil.

Ion ini akan mengikat molekul air. Karena virus bersifat higroskopis, ion ini sekaligus akan menangkap virus. Virus yang tertangkap lalu dikumpulkan dalam filter atau penyaring. Pada sistem plasma, pembangkitan ion tercapai dengan daya hingga 5 elektron volt.

Selain itu, perhatian diarahkan pada upaya meningkatkan efisiensi mesin pendingin ruangan. Untuk itu, diperkenalkan sistem inverter yang merupakan komponen pengatur kecepatan kompresor. Dengan sistem ini, kecepatan AC bisa diatur sesuai kebutuhan. Proses mendinginkan udara pun lebih cepat sehingga konsumsi listrik lebih sedikit.

Menurut Heribertus Ronny, Manajer Produk AC Panasonic Gobel Indonesia, ketika mesin pendingin ini dinyalakan, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu yang diinginkan 1,5 kali lebih cepat dibanding AC biasa,

Kelebihan lain inverter yang dikembangkan sejak tahun 2007 ini adalah dapat menyesuaikan daya yang dikeluarkan untuk mencapai suhu yang ditetapkan. Pada AC non-inverter pengendalian suhu dilakukan dengan menekan tombol ”ON” dan ”OFF”. Akibatnya, suhu menjadi tidak merata. Sistem inverter berlaku sebaliknya.

Teknologi inverter dikembangkan untuk menghemat listrik dan menekan emisi gas buang karbon dioksida (CO) sehingga AC ini menjadi produk ramah lingkungan. Menurut laporan survei produk berwawasan lingkungan, Peace 2007, setiap penghematan daya listrik 4,7 kilowatt per hari akan mengurangi emisi CO sebanyak 3,7 kg per hari.

Uji coba yang dilakukan perusahaan elektronik Jepang ini menunjukkan, ada penghematan listrik hingga 50 persen dibandingkan dengan AC non-inverter. Pada pengujian, pendinginan dilakukan pada ruangan seluas 16 meter persegi selama 8 jam per hari. Suhu ruangan disetel 25 derajat celsius, suhu di luar ruangan 35 derajat celsius.

Untuk mesin AC berkapasitas 1,5 PK pada sistem konvensional, dibutuhkan daya 6,4 kWh per hari. Adapun yang dilengkapi inverter hanya menggunakan 4,2 kWh per hari.

Dengan memasang sirkit integrasi (IC) sebagai pengendali, inverter akan bekerja dengan daya minimum setelah suhu udara mencapai tingkat yang diinginkan. Penggunaan inverter ini dapat menghemat listrik hingga 50 persen.

Sensor suhu dan gerak

Efisiensi penggunaan listrik masih dapat ditingkatkan dengan menerapkan sensor pada unit pendingin ruangan ini.

Ada dua sensor yang terpasang di ujung kanan bawah kotak pendingin itu, yaitu sensor penangkap keberadaan obyek bergerak dan suhu obyek itu.

Ketika aktivitas obyek itu rendah, misalnya penghuni ruangan tengah membaca buku atau tidur, suhu ruang akan sesuai dengan pengaturan awal, yaitu 25 derajat celsius.

Namun, bila aktivitas tinggi dan jumlah orang bertambah, suhu akan turun 2 derajat celsius secara otomatis. Ketika ruangan kosong, suhu akan naik 2 derajat celsius dari suhu standar pada awalnya.

Dengan menerapkan sensor yang disebut eco-patrol, beban AC dapat diminimalkan sehingga listrik bisa dihemat 20 persen. Bersama penggunaan inverter, total penghematan mencapai 60 persen.

Sensor juga digunakan untuk memonitor udara, yang menunjukkan tingkat kualitas udara ruangan melalui indikator warna lampu kecil di bagian kiri. Udara berkualitas buruk ditunjukkan dengan lampu berwarna merah.

Segera setelah itu sistem pembersih udara, dalam hal ini sistem plasma, akan beroperasi. Sebanyak tiga triliun ion akan dilepaskan untuk menangkap partikel berbahaya di udara, seperti virus, bakteri, dan jamur.

Penggunaan sistem pengendali untuk AC sudah selangkah lebih maju di Korea Selatan. Di Negara Ginseng ini, untuk menyalakan dan mematikan peralatan pendingin ini, dapat dilakukan dengan telepon genggam dari jarak jauh. Dengan demikian, ketika sampai di rumah, penghuninya mendapatkan ruangan telah bersuhu sejuk.

Konsep go green pada AC juga diterapkan dengan menggunakan bahan ramah lingkungan pada komponen-komponennya, menggantikan logam berbahaya, seperti timbel (Pb) dan kadmium (Cd).

Penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan juga akan diterapkan pada perabot elektronik lainnya, seperti kulkas, mesin cuci, dan microwave.

sumber : http://cetak.kompas.com

"Mobile Protector", si Alat Penyadap Ponsel

LAS VEGAS, Perusahaan Taser, yang umumnya dikenal untuk alat penyengat listriknya, telah membuat alat untuk memonitor penggunaan ponsel.

Taser ingin membantu para orang tua untuk mengambil alih pengaturan ponsel anak-anaknya.

"Intinya kami membawa cara pengasuhan tradisional ke dunia yang serba mobile ini," kata pimpinan dan sekaligus pendiri Taser, Tom Smith, di pertunjukan elektronik konsumen di Las Vegas, Jumat (8/1/2010), ketika perusahaannya itu meluncurkan produk baru tersebut.

"Karena dengan memberikan ponsel pada anak anda, anda tak tahu dengan siapa mereka bicara, SMS atau gambar apa yang mereka kirim, dan lainnya," ujar Smith.

Alat yang dinamakan "Mobile Protector" itu bisa memperlihatkan segala panggilan dan pesan yang keluar masuk ponsel anak anda pada layarnya, lalu anda bisa mendengarkan pembicaraannya atau memblok nomor-nomor tertentu. Alat itu bisa disambungkan ke komputeratau telepon rumah anda.

"Awalnya anda bisa mengendalikan sepenuhnya, tapi seiring sang anak makin dewasa dan bisa dipercaya maka anda bisa mulai melonggarkan kendali," kata Smith.

Alat itu bisa memberi tanda bila nomor tak dikenal masuk ke ponsel anak anda. "Tinggal klik satu tombol anda bisa memblok panggilan itu, atau bahkan mengambil alih menjawab dulu sebelum diteruskan ke ponsel anak anda." Sementara nomor-nomor yang sudah masuk daftar 'OK' tak akan memunculkan peringatan lagi.

Tapi, menurut Smith, kalau untuk menguping ke pembicaraan ponsel anak anda, akan ada peringatan juga di ponselnya, karena ini bukan alat untuk memata-matai, tetapi memerlukan kerja sama dua arah. Segala SMS dan MMS juga bisa disaring.

Alat ini juga bisa menon-aktifkan ponsel anak anda untuk sementara. Jadi kalau anak anda bandel salah satu pilihan tindakan disiplin selain menyuruhnya ke kamar adalah menon-aktifkan ponselnya, dan anda tak perlu repot berdebat dan bergulat merebut ponselnya lagi, cukup dimatikan dari "Mobile Protector" saja.

Bahkan perangkat GPS juga memungkinkan melacak keberadaan anak anda lewat ponselnya. Jadi selain untuk mengawasi perilaku anak anda, alat ini juga bisa berguna di keadaan darurat seperti untuk melacak anak yang hilang.

"Saya bisa melihat catatan data dan alat ini bisa memperlihatkan tempat terakhir ponsel anak anda terlacak, dan juga panggilan dan SMS terakhir."

sumber : http://sains.kompas.com/

Elpiji, alternatif Bahan Bakar untuk Sepeda Motor

Penggemar otomotif banyak yang paham manakala bensin digantikan elpiji dapat menjalankan mesin kendaraan seperti sepeda motor. Hasilnya akan lebih irit dan ramah lingkungan. Tetapi, faktanya masih terlampau sedikit orang yang berani mengaplikasikannya.

Kalau tidak tahu tekniknya, tabung elpiji untuk bahan bakar sepeda motor itu bisa meledak dan mencelakakan orang di sekitarnya,” kata Soelaiman Budi Sunarto, pendiri Koperasi Serba Usaha (KSU) Agro Makmur, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sekarang ini elpiji dalam kemasan tabung kecil ukuran tiga kilogram sangat mudah dijumpai. Tetapi, masih saja belum begitu banyak orang yang mengenal teknik konversi bensin menjadi elpiji untuk menjalankan mesin sepeda motor.

Budi sejak tahun 1998 membentuk perusahaan Agro Makmur di Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Ia mengembangkan teknologi energi yang ramah lingkungan berbahan dasar bio-etanol dan metana atau biogas. Dilengkapi pula pembuatan sarana produksinya, seperti alat biogas konsumsi sampah untuk mengubah sampah organik kering menjadi metana atau sarana untuk pemakaian bio-etanol dengan kompor berbahan bakar hemat etanol.

Sejak 2009 ditemukan elpiji untuk bahan bakar sepeda motor. Satu kilogram elpiji sudah diuji coba mampu untuk menjalankan sepeda motor sejauh 100 kilometer sampai 200 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu akan bergantung pada beban penumpang dan kelandaian jalan yang ditempuh.

Membran

Elpiji tidak bisa serta-merta dialirkan begitu saja ke ruang pembakaran mesin sepeda motor. Jika dilakukan asal-asalan, percikan api pada ruang pembakaran akan merembet menuju sumber elpiji, meledaklah tabung elpiji itu.

Budi mengatakan, kuncinya terletak pada membran. Membran terbuat dari tabung besi yang berfungsi menyimpan stok elpiji sebelum masuk ruang pembakaran melalui karburator. Kemudian karburator itu dimodifikasi. Tidak terlampau rumit memodifikasinya, tinggal menanggalkan fungsi pelampungnya. Fungsi pelampung di gantikan dengan membran itu.

”Hanya dua hal itu yang harus dilakukan. Jangan sekali-kali mencoba mengalirkan elpiji langsung menuju ruang pembakaran melalui karburator. Percikan api akan menjalar ke mana-mana, tabung elpiji akan meledak,” kata Budi.

Katup penyaluran gas

Untuk uji kelayakan membran, Budi dibantu peneliti dari Pusat Teknologi Limbah Radioaktif Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Suryadi. Menurut Suryadi, prinsip kerja membran menggantikan fungsi pelampung dengan mempertimbangkan fleksibilitas bahan.

Membran dibuat dengan tabung besi berdiameter 8 sentimeter dengan panjang sekitar 4 sentimeter. Pada permukaan atas dan bawah tabung membran diberikan lapisan karet. Supaya tidak bocor, permukaan karet

dilapisi dengan pelat besi tipis. Dari tabung membran itu disediakan katup penyaluran gas ke karburator.

Menurut Suryadi, dalam pengujian kelayakan membran, daya tahan terhadap tekanan dipersyaratkan minimal mencapai 12 bar. Ini untuk mengantisipasi kekuatan tekanan elpiji yang berasal dari tabung elpiji.

Batas kemampuan menahan pada membran 12 bar itu untuk melampaui tekanan pada tabung elpiji yang hanya 10 bar.

Setelah elpiji mengalir ke karburator menuju ruang pembakaran, akan dibaurkan dengan udara. Mengenai komposisinya, secara umum pada sepeda motor bensin berbanding 1 untuk kapasitas bensin dengan 13 sampai 15 kapasitas udara.

Menurut Budi, berbeda halnya dengan komposisi yang dibutuhkan pada elpiji dengan udara. Komposisinya berbanding 1 untuk kapasitas elpiji dan 5 sampai 18 kapasitas udara.

Rinciannya demikian. Untuk start atau menyalakan mesin motor, dibutuhkan komposisi 1 untuk elpiji dan 5 untuk udara (1 : 5). Selanjutnya, untuk mesin menyala stasioner dengan komposisi 1 : 8.

Menuju akselerasi mesin komposisinya naik 1 : 12 dan menjadi 1 : 18 saat berjalan normal.

Harga ritel elpiji 3 kilogram di pasaran Rp 14.000 sampai Rp 15.000 per tabung. Harga ini setara dengan sekitar 3,3 liter bensin (dengan harga Rp 4.500 per liter).

Menurut Suryadi, kisaran jarak tempuh 1 kilogram elpiji itu bisa 100 sampai 200 kilometer. Maka, satu tabung 3 kilogram elpiji bisa untuk jarak tempuh berkisar 300 sampai 600 kilometer, sedangkan 3,3 liter bensin hanya untuk sekitar 100 kilometer.

”Elpiji terbuat dari butana dan propana yang masih tergolong mahal jika dibandingkan metana yang bisa dihasilkan melalui pembakaran anaerob sampah organik kering,” kata Suryadi.

Metana, menurut Suryadi, masa depan bahan bakar kendaraan. Hanya saja saat ini pengepakan dan distribusinya masih menjadi kendala.

sumber : http://sains.kompas.com/

Sabtu, 20 Februari 2010

Sejarah Plat Nomor Kendaraan RI

TANDA NOMOR KENDARAAN BERMOTOR (TNKB)
Artikel ini membahas mengenai plat nomor di Indonesia. Untuk plat nomor secara umum, lihat plat nomor. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), atau sering kali disebut plat nomor atau nomor polisi, adalah plat aluminium tanda kendaraan bermotor di Indonesia yang telah didaftarkan pada Kantor Bersama Samsat.

Sejarah :

Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan.

SPESIFIKASI TEKHNIS

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berbentuk plat aluminium dengan cetakan tulisan dua baris.
• Baris pertama menunjukkan: kode wilayah (huruf), nomor polisi (angka), dan kode/seri akhir wilayah (huruf)
• Baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku
Bahan baku TNKB adalah aluminium dengan ketebalan 1 mm. Ukuran TNKB untuk kendaraan bermotor roda 2 dan roda 3 adalah 250×105 mm, sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah 395×135 mm. Terdapat cetakan garis lurus pembatas lebar 5 mm diantara ruang nomor polisi dengan ruang angka masa berlaku.
Pada sudut kanan atas dan sudut kiri bawah terdapat tanda khusus (security mark) cetakanlambang Polisi Lalu Lintas; sedangkan pada sisi sebelah kanan dan sisi sebelah kiri ada tanda khusus cetakan “DITLANTAS POLRI” (Direktorat Lalu Lintas Kepolisian RI) yang merupakan hak paten pembuatan TNKB oleh Polri dan TNI

WARNA

Warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor ditetapkan sebagai berikut:
• Kendaraan bermotor bukan umum dan kendaraan bermotor sewa: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih
• Kendaraan bermotor umum: Warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam
• Kendaraan bermotor milik Pemerintah: Warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih
• Kendaraan bermotor Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna hitam
• Kendaraan bermotor Staff Operasional Corps Diplomatik Negara Asing: Warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih dan terdiri dari lima angka dan kode angka negara dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian
• Kendaraan bermotor untuk transportasi dealer (pengiriman dari perakitan ke dealer, atau dealer ke dealer): Warna dasar Putih dengan tulisan berwarna merah.

Distribusi Plat Nomor

Nomor polisi diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1-4 angka, dan ditempatkan setelah Kode Wilayah Pendaftaran.
NOMOR, HURUF DAN URUT SERTA IDENTITAS KOTA
Nomor urut pendaftaran dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor(untuk wilayah DKI Jakarta):
• 1 – 2999, 8000 – 8999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang.
• 3000 – 6999, dialokasikan untuk sepeda motor.
• 7000 – 7999, dialokasikan untuk bus.
• 9000 – 9999, dialokasikan untuk kendaraan beban.
Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A – Z di belakang angka pendaftaran. Apabila huruf di belakang angka sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka pendaftaran.
Khusus untuk DKI Jakarta, dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di belakang angka pendaftaran, sesuai kategori atau dengan permintaan khusus.

Format plat kendaraan bermotor

Format kategori 3 huruf seri umum yaitu: B XXXX XYZ
X = Umumnya mewakili tempat kendaraan tersebut terdaftar
Huruf yang mewakili kategori tempat terdaftarnya kendaraan:
U -> Jakarta Utara
B -> Jakarta Barat
P -> Jakarta Pusat
S -> Jakarta Selatan
T -> Jakarta Timur
E -> Depok
N -> Tangerang
C -> Tangerang
K -> Bekasi

Y = Umumnya jenis kedaraan berdasar golongan
Huruf yang mewakili kategori kendaraan:
A -> Sedan
F -> Minibus, Hatchback, City Car
J -> Jip dan SUV

Z = Huruf acak yang diberikan untuk pembeda
Contoh: B XXXX PAA -> Mobil tersebut terdaftar di Jakarta Pusat (P), berjenis sedan (A), dan memiliki huruf pembeda (A).
Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006.
Sumatera
• BL = Nanggroe Aceh Darussalam
• BB = Sumatera Utara Bagian Barat (Tapanuli)
• BK = Sumatera Utara
• BA = Sumatera Barat
• BM = Riau
• BP = Kepulauan Riau
• BG = Sumatera Selatan
• BN = Kepulauan Bangka Belitung
• BE = Lampung
• BD = Bengkulu
• BH = Jambi
Jawa
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
• A = Banten: Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang
• B = DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Tangerang, Kabupaten/Kota Bekasi(B-K**), Kota Depok
• D = Kabupaten/Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
• E = eks Karesidenan Cirebon: Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan (E – YA/YB/YC/YD)
• F = eks Karesidenan Bogor: Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten/Kota Sukabumi
• T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang
• Z = Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar [1]
Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
• G = eks Karesidenan Pekalongan: Kabupaten (G – B)/Kota Pekalongan (G – A), Kabupaten (G – F)/Kota Tegal (G – E), Kabupaten Brebes, Kabupaten Batang (G – C), Kabupaten Pemalang (G – D)
• H = eks Karesidenan Semarang: Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal (H – D), Kabupaten Demak
• K = eks Karesidenan Pati: Kabupaten Pati (K – A), Kabupaten Kudus (K – B), Kabupaten Jepara (K – C), Kabupaten Rembang (K – D), Kabupaten Blora (K – E), Kabupaten Grobogan (K – F), Kecamatan Cepu (K – N ; K – Y)
• R = eks Karesidenan Banyumas: Kabupaten Banyumas (R – A/H/S), Kabupaten Cilacap (R – B/K/T), Kabupaten Purbalingga (R – C), Kabupaten Banjarnegara
• AA = eks Karesidenan Kedu: Kabupaten/Kota Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo
• AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta (A/H/F), Kabupaten Bantul (B/G), Kabupaten Gunung Kidul (D/W), Kabupaten Sleman (E/N/Y/Q/Z/U), Kabupaten Kulon Progo (C)
• AD = eks Karesidenan Surakarta: Kota Surakarta (AD), Kabupaten Sukoharjo (AD – B/K/T), Kabupaten Boyolali (AD – D/M), Kabupaten Sragen (AD – E/N/Y), Kabupaten Karanganyar (AD – F/P), Kabupaten Wonogiri (AD – G/R), Kabupaten Klaten (AD – J/C/L/V)
• contoh : AD1234CB AD1234CK AD1234CT itu sukoharjo
Jawa Timur
• L = Kota Surabaya
• M = eks Karesidenan Madura: Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan
• N = eks Karesidenan Malang: Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kota Batu
• P = eks Karesidenan Besuki: Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi
• S = eks Karesidenan Bojonegoro: Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang[2]
• W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik[3]
• AE = eks Karesidenan Madiun: Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan
• AG = eks Karesidenan Kediri: Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek

Catatan:

1. ^ Daerah dengan kode wilayah Z sebelumnya memiliki kode wilayah D (eks Karesidenan Parahyangan)
2. ^ Jombang memiliki kode wilayah S sejak tahun 2005, sebelumnya memiliki kode wilayah W
3. ^ Daerah dengan kode wilayah W sebelumnya memiliki kode wilayah L (eks Karesidenan Surabaya)
Bali dan Nusa Tenggara
• DK = Bali
• DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)
• EA = NTB II (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)
• DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao)
• EB = NTT II (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)
• ED = NTT III (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)
Kalimantan
• KB = Kalimantan Barat
• DA = Kalimantan Selatan
• KH = Kalimantan Tengah
• KT = Kalimantan Timur
Sulawesi
• DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan)
• DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud)
• DM = Gorontalo
• DN = Sulawesi Tengah
• DT = Sulawesi Tenggara
• DD = Sulawesi Selatan
• DC = Sulawesi Barat
Maluku dan Papua
• DE = Maluku
• DG = Maluku Utara
• DS = Papua dan Papua Barat

sumber: http://akualbana.wordpress.com/2009/...-kendaraan-ri/